Kotak Pencarian

Hasil Pencarian

Jumat, 20 Maret 2009

Penyalah gunaan terminal leuwiliang

mungkin masyarakat dibogor barat banyak yang mengeluh tentang kemacetan yang kerap terjadi di jalan raya. persoalan masalah kemacetan yang terjadi di leuwiliang kini mulai dapat teratasi dengan adanya pengalihan jalur angkutan non trayek ke jalur setu, ditambah lagi dengan adanya penertiban pedagang-pedagang kaki lima alias asongn ataupun toko-toko yang ada dipinggir jalan sudah ludes semuanya sehingga suasana jlan menjadi lenggang.
walaupun telah banyak usaha yang dlakukan untuk menertibkan lalu lintas di bogor barat namun tetap saja masih banyak masalah yang dihadapi, misalnya saja
- masih ada angkutan non trayek yang tidak mematuhi aturan yang seharusnya berbelok malah masuk ke jalur angkutan trayek. katanya seh mereka mau ke jalur non trayek juga gara-gra ada penjaganya pi kalo ada jam-jam ga penjaganya sehingga brani masuk salah jalur.............waduh ditambah lagi ternyata jalur non trayek itu mengharuskan angkutan keluar masuk terminal cuma untuk membayar uang 1000 rupiah (lho mana fungsi utama terminal)
malahan lebih parah lagi terminal yang oleh para supir cuma dijadikan "tempt buang uang sial" itu menjadi tempat yang romantis pada malam harinya .waduh..........waduh.........mumpung sepi kali yeeee......
yasudah lah...............jadi begitu.............
tapi mudah-mudahan ini akan menjad awal dari ketertiban lalu lintas di bogor barat apalagi dalam menghadapi pemekaran bogor barat (Katanya seeh).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar